Masukan nama dan email anda
Name:
Email:

Cara Menasehati Anak

Cara Menasehati Anak - Orang tua jaman sekarang banyak yang membiarkan anaknya semau - maunya sendiri, mungkin karna bingung gimana caranya menasehati anaknya, menasehati bukan berarti menekan seseorang anak agar tidak melakukan hal yang di sukai namun menasehati itu adalah kewajiban seorang orang tua agar anaknya tidak melakukan hal yang salah atau bertingkah nakal.

Namun seorang anak banyak yang tambah menjadi jadi akan nasehat salah yang sudah di lanturkan orang tuanya, mungkin karna kesalahan dari orang tua yang tidak memiliki cara pribadi untuk menasehati seorang putra dan putinya. Sebenernya menasehati anak itu wajib supaya anak memiliki sifat disiplin agar tidak bandel atau bertingkah nakal.

Berikut adalah tips cara menasehati anak:

Berpegang Pada aturan Yang Ada
Tetaplah berpegang pada aturan yang Anda tetapkan untuk buah hati. Setelah memberitahu harapan Anda pada si kecil, hal ini akan memperkuat perilaku yang ingin Anda lihat dari si kecil.

Ungkapkan Ketidak Setujuan Anda
Selalu ungkapkan pendapat Anda jika Anda merasa tingkahnya tidak tepat. Jelaskan kepadanya tentang perilaku yang tidak baik itu. Mengekspresikan pendapat Anda merupakan pendidikan keluarga yang bagus. Ini akan efektif mengubah perilaku si kecil.

Beri Penghargaan
Anda harus ingat untuk selalu menghargai anak Anda setiap kali dia menunjukkan perilaku baik. Lontarkan pujian kepada si kecil tidak hanya lewat kata-kata, tapi juga menawarkan hadiah favoritnya. Si kecil tentu akan merasa Anda benar-benar bangga pada dirinya sendiri.

Beda Usia Beda Cara
Pertimbangkan usia anak Anda. Cara menanamkan disiplin pada anak tidak sama di tiap usia. Beda usia, beda cara. Misalnya, untuk anak berusia 15 bulan, Anda bisa menggunakan cara pengalihan perhatian untuk membuatnya disiplin. Berbeda dari anak usia yang lebih muda atau lebih tua dari itu, Anda mengabaikan mereka jika merengek-rengek atau bertindak tidak tepat, untuk mendapatkan perhatian Anda.

Beri Contoh Yang Baik
Contohkan perilaku yang baik agar si kecil menirunya. Menurut penelitian, teknik itu selalu direspon baik oleh anak-anak. Sebab, memberi si kecil contoh dari apa yang harus dilakukan, bukan apa yang tidak boleh dilakukan.

Anak-anak lebih mudah meniru perilaku orang dewasa. Mereka lebih mudah menerima pendekatan itu dari pada diberi tahu apa yang tidak boleh mereka lakukan.

Konsekuensi
Jika anak tidak disiplin atau melakukan kesalahan untuk pertama kalinya, segera ungkapkan kalau ia bersalah. Hal itu untuk menghindari ia melakukan kesalahan untuk kedua kalinya. Katakan juga padanya setiap kesalahan memiliki konsekuensi, salah satunya adalah hukuman. Hukuman bisa berupa tidak mengizinkannya menonton televisi beberapa hari atau memotong uang jajannya sementara waktu. Jangan berikan hukuman fisik seperti memukul, hal itu hanya akan menimbulkan trauma dan bisa meregangkan hubungan Anda dengannya.

Berikan Nasehat Singkat,Padat Dan Jelas
Kita sampaikan larangan saat terbaik adalah ketika anak sedang akrab dengan orangtua. Dalam suasana netral, larangan yang kita berikan pada anak akan lebih efektif. Anak lebih mudah memahami. Mereka bisa menerimanya sebagai aturan. Bukan menganggapnya sebagai serangan kepada dirinya.

Itulah beberapa tips Cara Menasehati Anak, Semoga bermanfaat, dan anak anda tidak merasa tertekan akan nasehat-nasehat anda.


[sumber]

Bagikan artikel ini ke teman-temanmu, klik share >>